Content Writing

Ini dia profesi yang banyak dicari di industri digital, UX Writer!

Jika kita lihat 2-3 tahun ke belakang, banyak perusahaan mencari seorang content writer atau seorang copywriter. Tetapi, karena perkembangan dunia digital semakin maju, kebutuhan perusahaan juga semakin banyak dan berbeda. Ya, akhir-akhir ini banyak sekali lowongan kerja untuk seorang UX Writer, seperti perusahaan Go-Jek, Grab, Tokopedia dan lain-lain.

Kalian pasti mikir “Waduh apalagi ini?”

Saya pun pada saat pertama kali melihat lowongan kerja ini juga cukup terkejut, karena yang saya tahu dulu hanya ada pekerjaan UX Mobile atau UX Website yang tugasnya adalah membuat interface website atau aplikasi mudah dimengerti dan dipahami oleh konsumen.

Makin penasaran kan tugas dan tanggung jawabnya seorang UX Writer? Kali ini, Saya akan menjelaskan profesi UX Writer dan tanggung jawabnya. 

Sebelumnya kita pelajari tentang UX Writer, saya akan jelaskan terlebih dahulu perbedaan Copywriter, Content Writer dan UX Writer.

Perbedaan Copywriting, Content Writing dan UX Writing?

Apa itu Copywriter?

Copywriter adalah seseorang yang bertugas untuk membuat kalimat-kalimat yang menjual atau bersifat advertorial.

Biasanya, seorang copywriter akan memadukan produk dan ideologi merek untuk menciptakan branding dengan tujuan untuk menarik perhatian calon konsumen. Copywriting adalah produk tulisan yang dia buat.

Copywriting yang ditulis oleh copywriter biasa diperuntukkan untuk Gambar, Video, Skrip, dan Iklan. Biasanya kita bisa lihat di iklan-iklan, baliho, TV, adwords, Email Marketing hingga billboard.

Tujuan Copywriting

Copywriting memiliki tujuan untuk membuat kata-kata indah dan unik yang dapat menjual produk atau menarik perhatian calon konsumen untuk membeli produk kita.

Apa itu Content Writer?

Profesi Content Writer dan UX Writer

Content Writing adalah seni menulis konten, seseorang yang membuat tulisan tersebut disebut sebagai Content Writer.

Biasanya, copy yang dibuat oleh Content Writer berisi tentang edukasi, informasi atau hiburan yang relevan dengan produk yang dijual. Konten dari karya content writer tersebut biasa kita lihat di artikel-artikel berita atau blog-blog yang biasa kita baca.

Tujuan Content Writing

Tujuan Content Writing ini adalah untuk memaksimalkan search engine optimization atau SEO supaya website perusahaan kita muncul di halaman pertama mesin pencarian seperti Google. Bagaimana cara kerja Content Writer membuat website muncul di halaman Google? Yaitu dengan menulis sebuah konten artikel yang ditulis sesuai dengan focus keyword yang kita inginkan.

Jadi, Apa sih UX Writer?

Sebelum saya membahas UX Writer, saya akan menjelaskan apa itu UX terlebih dahulu.

UX adalah singkatan dari user experience. Jika kalian pernah mendengar UX, mungkin hal pertama yang kalian ingat adalah website atau aplikasi.

Ya, dahulu UX Designer dibutuhkan perusahaan untuk membuat interface website dan aplikasi lebih simple, mudah dipahami dan dimengerti oleh penggunanya. UX Writer biasanya berkolaborasi dengan tim terkait seperti tim desain untuk membuat tampilan website menarik dan simple.

UX Writer adalah orang yang bertugas untuk membuat microcopy di media website atau aplikasi yang di jual. Tanggung jawab UX Writer adalah membuat kata-kata yang indah, singkat, padat dan mudah dimengerti.

Coba kalian bayangkan, kalian baru membuka sebuah website atau baru saja mengunduh sebuah aplikasi, tetapi kata-kata yang ditampilkan panjang, dan susah dimengerti. Pasti dalam waktu 5 menit, kalian pasti akan uninstall atau langsung menutup website tersebut.

Maka dari itu, profesi UX Writer bisa dibilang cukup berat, karena kata-kata yang mereka buat juga menentukan kenyamanan pengguna.

Apa saja tanggung jawab seorang UX Writer?

Ada beberapa tanggung jawab yang harus dilakukan oleh UX Writer. Berikut tanggung jawab seorang UX Writer yang dilansir dari UX Booth.

Menganalisa dan Meneliti

Seorang UX Writer tetap harus melakukan penelitian untuk pengguna dan penelitian pasar. Hal ini menjadi suatu kewajiban, karena seorang UX Writer harus tahu masalah-masalah apa yang dirasakan oleh pengguna ketika menjelajahi website dan aplikasi.

Setelah UX Writer mengetahui masalah-masalah yang mereka alami, UX Writer harus mencari sebuah solusi untuk memperbaiki masalah di aplikasi tersebut dan membuat UX Writing yang sesuai dengan masalahnya.

Menulis Copy yang Singkat

Namanya juga UX Writer, pasti kerjaannya harus menulis.

Menjadi seorang UX Writer, kamu harus memiliki keahlian dalam menulis. Seorang UX Writer harus pintar dalam menulis diksi yang singkat, sederhana dan mudah dipahami oleh pengguna di aplikasi dan website.

Pada saat menulis, UX Writer harus berkolaborasi dengan tim UX Design untuk memastikan UX Writing yang dibuat oleh UX Writer cocok media yang digunakan dan menarik untuk dibaca.

Kolaborasi

Kamu harus ingat, seorang UX Writer tidak hanya menulis UX Writing lalu “selesai sudah pekerjaanku”.

Tidak seperti itu cara kerjanya.

Sebelum menulis, seorang UX Writer harus berkomunikasi dengan tim terkait seperti desainer, business development, programmer dan sebagainya untuk memastikan UX Writing yang dibuat telah sesuai dengan tujuan produk digital yang dijual.

Jadi, seorang UX Writer tidak bisa secara bebas menulis UX Writing tanpa memikirkan identitas perusahaan, produk digital yang dijual, dan lain sebagainya.

Tidak mungkin kan kamu membuat UX Writing yang ke kinian tetapi kamu adalah perusahaan B2B yang formal banget? Kecuali, jika kamu bekerja di dunia digital, kamu bisa menggunakan kata-kata yang kekinian untuk produk yang kamu jual.

Itulah penjelasan mengenai apa itu UX Writer dan tanggung jawabnya. Sangat berbeda bukan menulis konten UX Writing dan artikel Content Writing? Oh ya, kalian harus tahu, tidak ada pendidikan formal untuk menjadi seorang UX Writer. Maka dari itu, jika kalian tertarik menjadi seorang UX Writer, kalian bisa belajar dari menonton video-video di Youtube, baca-baca artikel terkait UX Writer atau mungkin kalian bisa ambil course online UX Writing seperti di Udemy.

Content Writer

Kenalan Dengan Profesi Content Writer

Jika kamu punya hobi menulis dan memiliki cita-cita menjadi penulis profesional, makan profesi yang satu ini cocok untuk kamu. Yes, kamu bisa menjalani profesi content writer!

Menjadi penulis konten sangatlah menarik. Meskipun terlihat mudah, tetapi menulis sebuah artikel yang disukai oleh pembaca sangatlah susah. Dibutuhkan latihan menulis artikel , wawasan yang luas dan disiplin untuk menjadi seorang content writer.

Sebelum saya menjelaskan secara detail, mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu content writer.

Apa itu Content Writer?

Content writer adalah orang yang memiliki keahlian penulisan yang menarik. Tugas mereka adalah membuat artikel-artikel yang biasa kita baca di blog website, konten media sosial, atau copy apapun yang biasa kita temukan secara online di internet.

Dikutip dari Get Craft, penulis konten atau content writer harus memiliki kemampuan dalam menyebarkan informasi, mengedukasi dan menarik perhatian audiens yang disasar.

Biasanya, seorang content writer bekerja sama dengan seorang editor untuk melakukan pengecekan tulisan dan sumber data.

Seorang freelancer content writer biasanya tidak memerlukan seorang editor untuk membantu pekerjaan mereka, karena mereka sudah memiliki pengalaman yang lama dan bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Karier Content Writer

Kamu tidak perlu khawatir, menjadi content writer memiliki jenjang karir yang panjang dan akan selalu di butuhkan oleh perusahaan-perusahaan.

Berdasarkan Upwork, ada beberapa jenis content writer, di antaranya adalah:

Jenis-Jenis Profesi Content Writer

SEO Content Writer

Apa itu SEO?

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization. Singkatnya, SEO ini yang membantu website perusahaan muncul di halaman pertama mesin pencarian atau biasa kita menggunakan Google.

Tugas seorang SEO content writer adalah menulis sebuah konten artikel yang sesuai dengan kata kunci atau keyword yang sebelumnya sudah dilakukan analisanya.

Kata kunci tersebut membantu artikel yang kitabuat muncul di halaman mesin pencarian yang hasilnya bisa mendapatkan banyak pengunjung dan traffic rate hingga penjualan.

Profesi yang satu ini paling banyak di gandrungi oleh anak-anak muda. Karena, profesi ini tidak harus bekerja di dalam perusahaan, mereka juga bisa menjadi freelancer dengan memberikan jasa SEO content writer ataupun Konsultan SEO.

Ada banyak perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan seorang SEO content writer freelancer untuk membuat artikel yang sesuai dengan kata kunci yang mereka inginkan untuk di website mereka.

Jurnalistik

Ya, seorang jurnalis juga bisa dikatakan sebagai content writer.

Dulu, jurnalistik dikenal sebagai penulis berita yang bersifat formal, profesional, dengan konten yang berdasarkan fakta, valid dan berkualitas. Biasanya kita baca tulisan mereka di koran-koran.

Tetapi, sekarang para jurnalis juga bisa membuat tulisan dalam bentuk entertainment yang bertujuan untuk menghibur para pembaca di dalam situs berita online ataupun situs website entertainment.

Generalist

Content writer generalist biasanya memiliki kemampuan untuk membuat sebanyak-banyaknya konten artikel dengan tema yang berbeda-beda, menarik dan berkualitas. Mereka biasanya menulis konten dengan tujuan untuk menciptakan kesadaran merek terhadap calon pelanggan.

Technical

Technical writer adalah penulis yang memiliki pengetahuan yang cukup tinggi dalam memberikan informasi dan keahlian dalam penulisan yang mudah dimengerti oleh orang awam.

Biasanya mereka membuat manual guide produk yang biasa kita temukan pada saat membeli barang elektronik ataupun di website produk tersebut.

Social Media

Kalau kamu aktif di media sosial, pasti pernah dong baca tulisan-tulisan di carousel Instagram, atau caption-caption di Facebook dan lain-lain?

Tulisan-tulisan tersebut merupakan hasil karya dari content writer.

Bedanya menjadi content writer untuk media sosial dengan jenis content writer yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu dituntut untuk berpikir lebih kreatif, unik, dan mengikuti tren terbaru yang lagi hits.

Biasanya, cara penulisan media sosial content writer ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak muda disertai dengan gambar-gambar yang menarik.

Tanggung Jawab Content Writer

 Dikutip dari sumber Digital Vidya,  berikut adalah beberapa tanggung jawab content writer.

Mengembangkan tulisan Headline dan Body Artikel

Tugas utama seorang content writer harus bisa membuat Headline yang menarik dan konten artikel yang memiliki kualitas yang berbeda dari kompetitor.

Memperkenalkan fakta yang tepat

Dalam menulis artikel, content writer harus memberikan fakta yang berkualitas dan valid untuk dibagikan atau di unggah secara online di blog, website atau media sosial.

Melakukan brainstorming dengan tim untuk mendapatkan ide yang bagus.

Meskipun terdengar seperti bisa bekerja seorang diri, content writer juga membutuhkan bantuan tim atau divisi lain untuk mendapatkan topik artikel yang bagus.

Kamu harus ingat, meskipun kamu melakukan riset dan analisis kompetitor, kamu tidak boleh mengcopy tulisan mereka.

Kamu boleh menggunakan topik yang sama, tetapi dengan poin-poin berbeda dan kualitas isi yang berbeda juga.

Membangun relasi di sosial media

Kamu bisa membagikan link situs blog pribadi kamu atau website perusahaan kamu di media sosial.

Dengan berbagi link artikel kamu, kamu bisa mendapatkan pengunjung dan juga traffic rate ke situs website kamu.

Mengambil inspirasi dari konten inovatif lainnya

Meskipun kamu memiliki produk atau jasa yang berbeda dari perusahaan lain, kamu tetap bisa mengambil inspirasi dari konten-konten yang mereka buat, membuat konten dengan isi yang berbeda dan tujuan yang berbeda.

Sebagai content writer kamu harus terbiasa menulis artikel yang berbeda dan gaya tulis yang berbeda. Setiap konsumen memiliki cara pendekatan yang berbeda-beda. Ada yang ingin percaya dengan suatu merek karena terlihat “Profesional” ada juga yang percaya dengan satu merek karena terlihat “Ceria”.

Jadi, biasakan diri kamu untuk berlatih menulis artikel dengan gaya tulis yang berbeda.

Keuntungan Menjadi Content Writer

Lebih Pintar

Keuntungan pertama yang akan kamu rasakan ketika menjadi seorang content writer adalah wawasan yang luas.

Bagaimana tidak?

Kamu bertugas membuat banyak sekali konten-konten artikel dengan tema yang berbeda-beda. Terlebih lagi jika kamu menulis artikel yang berisi dengan banyaknya informasi dan edukasi. Pastinya kamu akan melakukan riset terlebih dahulu, bukan?

Riset, riset, riset, dan banyak membaca membuat kamu tidak sadar bahwa kamu belajar banyak hal yang memberikan kamu wawasan yang sangat luas.

Lebih Kreatif

Profesi content writer

Kamu juga bisa menjadi lebih kreatif sebagai content writer.

Tugas kamu sebagai penulis adalah bagaimana cara mendapatkan pembaca menyukai tulisan yang kamu tulis.

Maka dari itu, kamu harus berpikir out of the box untuk memikat calon pembaca menyukai tulisan karya kamu.

Lebih Komunikatif

Terbiasa menulis artikel seperti seakan-akan berbicara dengan orang lain akan membantu kamu dalam berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal.

Keuntungan ini saya dapatkan ketika menjadi seorang content writer yang dimana saya harus melakukan riset, lebih banyak membaca, berdiskusi dengan divisi lain di kantor, interview, dan sebagainya. 

Kemampuan berkomunikasi, gaya berbicara, nada bicara saya turut ikut meningkat.

Pahlawan Bagi Semua Orang

Satu hal yang mungkin kamu tidak pernah terpikirkan oleh kamu. Menjadi seorang content writer berarti menjadi “Pahlawan”.

Iya, profesi sebagai penulis konten atau content writer bisa menjadi seorang “Pahlawan” dengan membuat artikel-artikel dan mengunggahnya di  social media, blog pribadi dan media lainnya yang biasa kamu gunakan.

Kenapa?

Sekarang kalian pikirkan, di Indonesia kesenjangan sosial sangat ketara, ada banyak sekali anak-anak muda di Negara tercinta kita ini tidak dapat mengenyam pendidikan yang layak. Ada banyak anak-anak di Indonesia yang tidak bisa Bahasa Inggris sama sekali.

Dengan kita membuat sebuah artikel konten yang berisi informasi dan edukasi, menyampaikan ulang artikel Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti oleh orang awam, saya jamin, hasil artikel-artikel kamu akan disukai oleh banyak orang dan akan selalu di nanti-nanti orang-orang.

Uang Jajan Tambahan

Hal terakhir yang menjadi keuntungan menjadi seorang content writer adalah kalian bisa mendapatkan uang jajan tambahan dari hasil menulis artikel kalian.

Biasanya, penulis konten membuka jasa freelancer untuk menulis artikel untuk website perusahaan, atau menjadi ghost writer. Tugas mereka bermacam-macam, ada yang harus membuat artikel sesuai dengan focus keyword, mengedukasi konsumen, membuat artikel yang sesuai dengan persona brand dan lain-lain.

Jasa freelance ini semakin popular dalam 5 tahun belakangan ini. Terlebih lagi, menjadi freelance merupakan salah satu cara bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan uang jajan tambahan dan menambah pengalaman kerja untuk jenjang karier mereka.

Hanya dengan memasarkan jasa tulisan di internet, para mahasiswa sudah dapat kerja untuk menulis sebuah artikel.

Itulah penjelasan mengenai profesi content writer, apakah kamu tertarik masuk ke profesi ini?

Yuk, mulai dari sekarang belajar menulis artikel yang baik. Dibutuhkan kesabaran, ketekunan dan kedisiplinan diri untuk bisa menjadi penulis yang handal.

Harga Spesial!

Dapatkan diskon hingga 10% untuk pemesanan artikel SEO untuk klien pertama!